Tata Urutan Ibadat Lingkungan

  1. Pembukaan
    Nyanyian Pembukaan
    Untuk membuka ibadat, mempersatukan umat. Hendaknya dinyanyikan bersama.
    Tanda Salib
    Menyadari Tuhan hadir di antara kita.
    Tema/Pengantar: Menjelaskan tujuan/tema ibadat secara singkat, dan mengajak umat untuk mempersiapkan batin memohon pengampunan dari Tuhan agar layak di hadapanNya.
    Doa Tobat: Memohon ampun dan membuka hati bagi Rahmat Allah. Dapat juga diganti dengan doa syukur, misalnya mazmur.
    Doa Pembukaan:
    Menyapa Allah Bapa secara resmi.
  2. Ibadat Sabda
    Bacaan I
    Mendengarkan Sabda Allah melalui Perjanjian Lama atau surat rasul.
    Nyanyian Renungan
    Merenungkan kembali Sabda Allah. Hendaknya sesuai dengan bacaan.
    Bacaan Injil
    Tuhan sertamu …
    Inilah Injil Suci tulisan………
    Demikian Sabda Tuhan …
    Homili/Renungan/Sharing
    Menyadari Sabda Allah bagi hidup kita. Dapat juga diadakan tukar-menukar pengalaman iman, tetapi bukan diskusi.
  3. Doa Umat dan Persembahan  
    Aku Percaya
    Doa Umat 
    Doa pengantar doa Umat 
    Doa Umat
    Doa Penutup Doa Umat
    Kolekte: Diiringi dengan nyanyian.
    Doa Persembahan: Memohon agar Allah Bapa berkenan menerima persembahan kita demi keselamatan kita dan seluruh umat Allah. Doa persembahan ini lalu ditutup dengan:
    Bapa Kami: Bersatu sebagai anak Allah dalam doa Kristus.
  4. Penutup : Menyadari tugas perutusan dalam hidup di dunia. Secara resmi berterima kasih pada Allah dan sanggup untuk melaksanakan kehendakNya.
    Doa Penutup dan Mohon Berkat
    Mohon bantuan dan berkat Allah Bapa bagi pelaksanaan tugas kita di dunia.
About these ads

Perihal Lingkungan St. Petrus Maguwo
Lingkungan St. Petrus Maguwo, berada di Wilayah Yohanes de Britto Stasi Bunda Maria Maguwo, Paroki Kalasan.

2 Responses to Tata Urutan Ibadat Lingkungan

  1. Aloysius Hari Susanto mengatakan:

    Berkah Dalem,
    maturnuwun atas panduan ibadat lingkungan di blok ini.Dulu saya warga Paroki Kalasan khususnya Stasi Macanan.sejak 1995 sampai sekarang ada di Malang,Jawa Timur.

  2. Yohannes Pabiban mengatakan:

    bisakah madah kemuliaan (gloria) dinyanyikan atau didaraskan pada Perayaan Sabda hari Minggu?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: